Mengenal Rumah Adat Selaso

Mengenal Rumah Adat Selaso

Mengenal Rumah Adat Selaso

Mengenal Rumah Adat Selaso – Rumah selaso jatuh kembar sama juga rumah adat lainnya karenanya ada lambang berbentuk silangan di perabung atau ujung atap yang bernama Selembayung yang diambil dari kata Sulo Bayung serta kaki atap yang disebut Sayok Layangan.

Lambang ini memperlihatkan keyakinan beberapa masyarakat melayu pada Tuhan Yang Maha Esa. Bahan khusus atap yang digunakan oleh beberapa masyarakat saat itu ialah daun rumbia serta daun pinah yang diikatkan pada tulang bubung menggunakan tali rotan.

Sedang perabung ditancapkan pada atap menggunakan nibung. Bahan ini nyaman serta sejuk digunakan, sebab suhu riau yang begitu panas oleh karena tempatnya yang ada tepat pada garis katulistiwa.

Rumah Adat Selaso

Pada beberapa rumah selaso jatuh kembar ada loteng atau langsa di bawah atap rumah serta paran atau beberapa khusus untuk loteng di daerah dapur.

Mengenal Rumah Adat Selaso

Loteng ini sangatlah unik sebab tidak hanya membuat tersedianya ruang kosong, loteng ini cuma dipasang disebagian rumah saja sedangkan khusus ruangan tamu dibiarkan melompong kosong.

Perihal ini dijalankan untuk menempatkan pelaminan jika menyelenggarakan acara pernikahan di rumah tersebut, sebab biasanya pelaminan melayu tinggi sekali.

Ruang kosong ini biasanya digunakan calon penganten untuk mencuri pandangan pasangannya saat waktu pingit datang atau sekedar hanya melihat tamu yang berkunjung.

Oleh karenanya disematkan nama Anjungan Mengintai pada ruangan kosong loteng selaso jatuh kembar ini. Bahan pokok dari loteng ini banyak menggunakan papan dari Merbau yakni kayu keras yang tipis serta kuat.

Loteng ini pula diperlengkapi lubang-lubang angin yang besar menjadi ventilasi dan yang dimaksud Bidai atau Singap. Biasanya dibikin berundak-undak dengan hiasan cantik. Di bagian yang muncul keluar dikasih lantai dan disebut Teban Layer.

Bentuk bidai yang dipakai beragam akan tetapi tetap simetris seperti segi empat, segi enam, segi delapan dan bundar. Bidai ini dibuat dari kayu sungkai dan tidak hanya pada atap, bidai ini pula ada pada pintu serta jendela.

Rumah selaso jatuh kembar ini banyak mempunyai ventilasi oleh sebab suhu daerah yang panas hingga bisa mengurangi udara panas di dalam rumah.

Please follow and like us: