Home Pentingnya Sliding Pada Road Race

Pentingnya Sliding Pada Road Race

Pentingnya Sliding Pada Road Race

Pasti kita bertanya mengapa saat Road Race mengapa para pembalap padahal hanya menggunakan motor bebek. Pertanyaan tersebut akan di jawab pada kesempatan ini,.

Pentingnya Sliding Pada Road Race

Bersumber dari postingan pada tanggal 4 maret 2020 di halaman facebook Road Race Indonesia maka akan kami posting juga disini. selamat membaca.

Pentingnya Sliding Pada Road Race

Beberapa “aksi tak lazim”, memang sering picu pendapat awam yang menilai itu gak ada gunanya.. contoh pada video aksi bebek SLIDING di tikungan saja, selain banyak muncul pujian, banyak pula cacian.. yang katanya buang waktu lah, banyak gaya lah..dll.. ya dimaklumi saja, namanya bukan pelaku tentu susah paham tentang hal yang bukan bidangnya.

“Ngapain cuma naik bebek kok siku sampe nempel aspal, kan gak ada gunanya..” dan itu sama artinya ibarat menyebut.. “Ngapain pemain bola latihan fisik pake angkat barbel, kan yang dibuat main kakinya bukan tangannya..”

Jangan menciptakan teori sendiri jika tidak paham tentang prakteknya.. alangkah baik dipelajari dulu sebelum bicara takutnya nanti jadi bahan hujatan netijen.. kan tau sendiri netijen kita itu banyak yang bar bar kalau soal membully..

Ketahuilah era awal MotoGP 4 Tak 2002, siapa yang pelopor gaya nikung turun kaki..?? adalah VR]46 dan apa alasan doi lakukan ini..?? Ini sebelum elektronik secanggih sekarang loh ya.. dan doi katakan “ini faktor alamiah di luar teknik” namun untuk era kuda besi motogp yang makin liar, gaya ini sudah menjadi bagian penting dari teknik balap..

Menyoal gaya Elbow Down/ siku ke aspal & Sliding/ rear well steering.., khususnya di balap bebek, dipake gak dipake.., seorang pembalap “mungkin merasa” perlu untuk mampu melakukan hal tersebut.. Apa gunanya..?? Ya melengkapi “Kemampuan Teknik” dalam berkendara pastinya.. karena teknik itu tidak terbatas pada gaya merunduk buka paha dengkul gasruk dll.. bahkan sebuah teknik pengereman tekan tuas pake 2 jari, tidak sederhana prateknya.., terlebih bagi yang baru belajar .

Teknik Balap

Teknik Balap itu sangat luas dan banyak jenisnya.., baik yang sudah banyak diketahui maupun yang jarang diketuai..

Mohon maaf ini sharing pengalaman pribadi,

Pada sebuah kelas balap yang saya ikuti, saya pernah di tes angka 8 sampe hampir pingsan selama 2 jam.. dengan pola siklus 15 menit berhenti istirahat 10 menit dan mulai lagi, begitu seterusnya.. pada sesi ini, bukan lelah badan saja yang dikuras, tapi pernapasan sungguh tersiksa.. “coba saja kalau tidak percaya”

Poin teknik balap yang ditekankan disini adalah Kemiringan motor SEMIRING MIRINGNYA.. “Edan ora” jika cara libas tikungan model parabolik motor belum se – rebah atau semiring yang ditargetkan.., tentu ngulang terus dan harus siap dibentak Instruktur.. terlebih jika cuma badan yang miring tapi motornya nggak, auto kena SEMPROtt pas berhenti..

Lantas, apakah saat balap jika ketemu tikungan rolling motor harus semiring mungkin.., ya nggak juga lah.. kan tergantung kondisi trek dan karakter seperti apa motor yang kita bawa.. tapi dari pola latihan tersebut penting sekali untuk daya tahan saat miring dan performa nikung yang lebih baik sebelumya..

pada gaya balap teknik lain, seperti Siku Nempel tadi, juga sama cuy.. mau itu dipakai atau tidak, perlu rasanya untuk dipelajari maupun diekspresikan pada sesi latihan atau di kesempatan apapun saat turun lintasan.. Jika tiap teknik yang jarang terlihat dianggap sebuah gaya gaya an.. “woee itu mayoritas pembalap naik motor orang loh, dan mereka balap itu dalam konteks kerja..” apa iya untuk urusan kerja dan dibuat GAYA GAYA an.

Pada intinya.. Ekspresi Gaya badan yang dinilai aneh-aneh bukan berarti teknik yang akan dipakai saat balap, tapi semua demi mematangkan skill.. sudah pro sekalipun namanya skill ya tetap diasah, dan mengasahnya ya lewat teknik-teknik ekstrim..

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.